Skip to content
Fokus Info News

Fokus Info News

'Bacaan DiWaktu Luang'

  • NASIONAL
    • KONFLIK
  • DAERAH
    • INFO DESA
  • HUKUM
    • PIDANA
    • PERDATA
    • NARKOBA
  • POLITIK
    • PILKADA
    • LEGISLATIF
  • SOSIAL SENI BUDAYA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
    • LEGISLATIF & EKSEKUTIF
    • SEREMONIAL
    • PENDIDIKAN
    • KINERJA
  • REDAKSI
fokus info visual
  • Home
  • DAERAH
  • Tajuk: Ketika Lapas Tak Lagi Mampu Menampung
  • DAERAH

Tajuk: Ketika Lapas Tak Lagi Mampu Menampung

redaksi.fin Juli 31, 2026

Lapas Sarolangun di Ambang Batas: Hunian Melonjak Hampir Dua Kali Lipat Kapasitas

Persoalan kelebihan kapasitas (overkapasitas) di lembaga pemasyarakatan masih menjadi pekerjaan rumah besar sistem pemasyarakatan di Indonesia. Berdasarkan rangkuman data dari berbagai sumber, tingkat kepadatan lapas secara nasional telah mencapai sekitar 85 hingga 90 persen di atas kapasitas ideal.

Data Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) menunjukkan jumlah penghuni lapas dan rumah tahanan mencapai sekitar 271.679 orang, sementara kapasitas yang tersedia hanya 146.860 orang. Mayoritas penghuni merupakan pelaku tindak pidana narkotika yang menyumbang lebih dari separuh populasi warga binaan.

Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap pelayanan dan keamanan di dalam lapas. Ruang hunian menjadi semakin sempit, layanan kesehatan dan sanitasi terbatas, sementara beban pengawasan petugas semakin berat.

Fenomena serupa juga terjadi di Provinsi Jambi. Sebelum relokasi ke gedung baru di Sengeti, Kabupaten Muaro Jambi, Lapas Kelas IIA Jambi menjadi salah satu lapas dengan tingkat kepadatan tertinggi. Dari kapasitas ideal 417 orang, lapas tersebut dihuni lebih dari 1.500 warga binaan sehingga pemerintah akhirnya memindahkan seluruh penghuni ke fasilitas baru yang memiliki daya tampung lebih besar.

Di tengah kondisi tersebut, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sarolangun juga menghadapi persoalan yang sama. Berdasarkan data terbaru yang dihimpun dari berbagai sumber, lapas yang memiliki kapasitas ideal 350 orang kini dihuni 668 warga binaan, terdiri dari 527 narapidana dan 141 tahanan. Artinya, tingkat hunian telah mencapai sekitar 86 persen di atas kapasitas normal.

Tingginya jumlah penghuni di Lapas Sarolangun didominasi perkara narkotika sebanyak 415 orang, disusul 250 perkara pidana umum, serta 3 perkara tindak pidana korupsi. Bahkan, jumlah narapidana kasus narkotika saja telah melampaui kapasitas ideal keseluruhan lapas tersebut.

Sebagai langkah jangka pendek, pihak Lapas Kelas IIB Sarolangun memanfaatkan lahan di luar blok hunian melalui program ketahanan pangan. Warga binaan diarahkan mengikuti kegiatan produktif seperti budidaya ikan, pertanian, dan peternakan ayam petelur sebagai upaya mengurangi kejenuhan akibat terbatasnya ruang gerak di dalam lapas.

Data-data tersebut menunjukkan bahwa persoalan overkapasitas bukan hanya persoalan keterbatasan bangunan, melainkan juga menjadi tantangan terhadap efektivitas pembinaan, keamanan, dan pemenuhan hak-hak dasar warga binaan. Selama jumlah penghuni terus bertambah lebih cepat dibandingkan kapasitas yang tersedia, terutama akibat tingginya perkara narkotika, masalah kepadatan lapas diperkirakan masih akan menjadi tantangan serius bagi sistem pemasyarakatan di Indonesia. (Redaksi)

diBaca : 92
Keep Scrolling
Tags: berita jambi

Continue Reading

Previous: Kasus 2,8 Ton Solar Diduga untuk PETI Masuk Tahap Tuntutan, Jaksa Hanya Tuntut Dua Terdakwa 9 Bulan Penjara

Related Stories

Empat Kali Jual Tabung Gas Hasil Curian ke Orang yang Sama, Kuasa Hukum Dorong Dugaan Penadahan Diusut
  • DAERAH
  • HUKUM
  • PIDANA

Empat Kali Jual Tabung Gas Hasil Curian ke Orang yang Sama, Kuasa Hukum Dorong Dugaan Penadahan Diusut

Juli 29, 2026
Tuntutan JPU Tak ‘Puas’kan Kuasa Hukum Terdakwa & Korban | Kasus Renah Alai
  • DAERAH
  • HUKUM
  • INFO DESA
  • KONFLIK
  • PIDANA
  • POLEMIK

Tuntutan JPU Tak ‘Puas’kan Kuasa Hukum Terdakwa & Korban | Kasus Renah Alai

Juli 27, 2026
Kasus Renah Alai | Enam Terdakwa Perusakan Dituntut 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Siapkan Pledoi
  • DAERAH
  • HUKUM
  • INFO DESA
  • KONFLIK
  • PIDANA
  • POLEMIK

Kasus Renah Alai | Enam Terdakwa Perusakan Dituntut 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Siapkan Pledoi

Juli 27, 2026

Categories

  • ADVERTORIAL
  • CITIZEN JOURNALISM
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • INFO DESA
  • KESENIAN
  • KINERJA
  • KONFLIK
  • LEGISLATIF
  • LEGISLATIF DAN EKSEKUTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PARIWISATA
  • PENDIDIKAN
  • PERDATA
  • PIDANA
  • PILKADA
  • POLEMIK
  • POLITIK
  • SEREMONIAL
  • TOKOH
  • UMKM KITA
  • Uncategorized

ARSIP BERITA

  • Juli 2026
  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
Fokus Info News . Com | DarkNews by AF themes.