Skip to content
Fokus Info News

Fokus Info News

'Bacaan DiWaktu Luang'

  • NASIONAL
    • KONFLIK
  • DAERAH
    • INFO DESA
  • HUKUM
    • PIDANA
    • PERDATA
    • NARKOBA
  • POLITIK
    • PILKADA
    • LEGISLATIF
  • SOSIAL SENI BUDAYA
  • OPINI
  • PEMERINTAHAN
    • LEGISLATIF & EKSEKUTIF
    • SEREMONIAL
    • PENDIDIKAN
    • KINERJA
  • REDAKSI
fokus info visual
  • Home
  • NASIONAL
  • Oknum Anggota DPRD Merangin Diduga Dipanggil Tipikor, Kasus Replanting Sawit Mulai Disorot
  • DAERAH
  • HUKUM
  • INFO DESA
  • LEGISLATIF
  • NASIONAL
  • TOKOH

Oknum Anggota DPRD Merangin Diduga Dipanggil Tipikor, Kasus Replanting Sawit Mulai Disorot

redaksi.fin Mei 24, 2026

Merangin | Fokus Info News – Isu pemanggilan seorang oknum anggota DPRD Merangin berinisial S oleh Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Merangin mulai menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Pemanggilan tersebut disebut berkaitan dengan pengelolaan program replanting atau peremajaan kebun kelapa sawit yang diduga menimbulkan persoalan.

 

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pemanggilan dilakukan terhadap S yang disebut-sebut berstatus sebagai ketua kelompok tani dalam program replanting sawit tersebut. Namun hingga kini, pihak kepolisian belum memastikan apakah yang bersangkutan benar merupakan anggota DPRD Merangin.

 

Salah seorang anggota Polres Merangin saat dikonfirmasi media ini membenarkan adanya surat panggilan dari penyidik Tipikor. Meski demikian, ia menyebut pihak yang dipanggil belum memenuhi panggilan pemeriksaan.

 

“Iya betul, tapi kita belum tahu apakah dia itu anggota DPRD atau bukan. Yang jelas pemanggilan ditujukan kepada ketua kelompok tani,” ujar salah seorang anggota Polres Merangin yang meminta namanya tidak dituliskan.

 

Sementara itu, S saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp juga membenarkan dirinya telah menerima panggilan dari pihak kepolisian. Namun ia belum memberikan penjelasan lebih lanjut terkait materi pemeriksaan yang dimaksud.

 

“Yo mas,” jawab singkatnya via chat whatsapp.

 

Belum diketahui secara pasti sejauh mana proses penyelidikan yang dilakukan aparat penegak hukum terkait pengelolaan program replanting tersebut. Namun informasi mengenai pemanggilan itu langsung menyita perhatian publik, mengingat program peremajaan sawit merupakan program strategis yang menggunakan dana besar dan menyangkut kepentingan para petani.

 

Program replanting sawit sendiri merupakan bantuan pemerintah untuk peremajaan kebun sawit rakyat yang sudah tidak produktif. Dalam pelaksanaannya, program ini melibatkan kelompok tani, koperasi, hingga pihak pendamping teknis.

 

Dalam berbagai kasus yang pernah terjadi di sejumlah daerah di Indonesia, pengelolaan dana replanting sawit kerap menimbulkan persoalan hukum. Modus yang biasa ditemukan antara lain dugaan pemotongan dana bantuan, penggelembungan jumlah lahan, penggunaan data petani fiktif, hingga penguasaan proyek oleh kelompok tertentu untuk memperkaya diri sendiri atau kelompok.

 

Selain itu, terdapat pula modus berupa pengondisian kelompok tani agar seluruh proses administrasi dan pencairan dana dikendalikan pihak tertentu. Dalam beberapa kasus, dana yang seharusnya digunakan untuk peremajaan kebun justru diduga tidak sepenuhnya sampai kepada petani penerima manfaat.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Unit Tipikor Polres Merangin mengenai status hukum maupun agenda pemeriksaan terhadap pihak yang dipanggil tersebut. Polisi juga belum menjelaskan apakah perkara itu telah masuk tahap penyelidikan atau masih sebatas klarifikasi awal.

 

Masyarakat pun berharap aparat penegak hukum dapat mengusut persoalan tersebut secara transparan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah publik, terlebih jika benar melibatkan figur publik atau pejabat daerah. (*)

 

Reporter : TopanBohemian

diBaca : 1,424
Keep Scrolling
Tags: berita jambi berita merangin dprd merangin pemkab merangin Polres Merangin

Continue Reading

Previous: Warga Pertanyakan Kinerja Polres Merangin Terkait Dugaan Penggelapan Sertifikat Tanah TKD Mampun Mengendap Setahun
Next: Setahun Mengendap, Konfirmasi Kasus TKD Mampun ke Polres Merangin Tertunda Pula

Related Stories

Diduga Niat Cari Simpati, Malah Tuai Antipati: Netizen Justru Bela Oknum TNI dalam Kasus Rendi
  • DAERAH
  • HUKUM
  • PIDANA
  • POLEMIK

Diduga Niat Cari Simpati, Malah Tuai Antipati: Netizen Justru Bela Oknum TNI dalam Kasus Rendi

Juni 7, 2026
Gara-gara Didatangi Seorang Wanita, Pria di Merangin Klaim Dianiaya oleh Oknum TNI
  • DAERAH
  • KONFLIK

Gara-gara Didatangi Seorang Wanita, Pria di Merangin Klaim Dianiaya oleh Oknum TNI

Juni 2, 2026
Kades Sebut SPI Berada di Balik Kasus Renah Alai, M Zen Pertanyakan Netralitas Pemimpin Desa.  
  • DAERAH
  • HUKUM
  • KONFLIK
  • NASIONAL
  • PIDANA

Kades Sebut SPI Berada di Balik Kasus Renah Alai, M Zen Pertanyakan Netralitas Pemimpin Desa.  

Juni 2, 2026

Categories

  • ADVERTORIAL
  • CITIZEN JOURNALISM
  • DAERAH
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • INFO DESA
  • KESENIAN
  • KINERJA
  • KONFLIK
  • LEGISLATIF
  • LEGISLATIF DAN EKSEKUTIF
  • NASIONAL
  • OPINI
  • PARIWISATA
  • PENDIDIKAN
  • PERDATA
  • PIDANA
  • PILKADA
  • POLEMIK
  • POLITIK
  • SEREMONIAL
  • TOKOH
  • UMKM KITA
  • Uncategorized

ARSIP BERITA

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
Fokus Info News . Com | DarkNews by AF themes.